Berbagi Dan Mengajar Bahasa Inggis Bagi WNI Di Korea Selatan

Bagi Auliawati Yuniar, hanya berdiam diri dan tidak berbagi akan mematikan syaraf-syaraf kepedulian tuturnya sembari meminum kopi di depan Kampus Kyung Hee University, tempat ia mengambil Master. Saat ini ia tercatat sebagai mahasiswa master bidang Child and Family Studies, meneruskan ilmu S1 nya yaitu Psikologi.

Salah satu kepedulian Uli, sapaan akrabnya, adalah merancang program pembelajaran Bahasa Inggris bagi WNI di Korea. Dia menambahkan, banyaknya WNI di Korea sebagian besar hanya dibekali Bahasa Korea dasar, sedangkan untuk meningkatkan kapasitasnya, Bahasa Inggris yang menjadi Bahasa Internasional mutlak dimiliki.

Kelas yang dirancang dalam pembelajaran Bahasa Inggris ini adalah online baik melalui whatsapp maupun kakao talk yang umum dipakai di negeri gingseng ini. Dengan terbatasanya waktu bertemu dengan peserta didik, pelatihan online menjadi pilihan yang paling tepat. Sesekali di akhir pekan setiap bulannya, peserta dengan guru melakukan pertemuan untuk mengevaluasi kegiatan dan diskusi ringan. Yang unik dari program ini, Uli mampu menkoordinir 17 awardee yang tersebar di beberapa negara.

Progress kelas ini cukup menggembiarakan, mengingat masing-masing pengajar yang punya kesibukan sendiri-sendiri, tercatat 30 WNI sebagai pilot projectnya. Program ini akan berakhir di Bulan Maret ini dan dilanjutkan dengan batch II yang akan dimulai awal April. Terus berkarya dan berkaya itu adalah bermanfaat.

Penulis: Komunitas Awardee LPDP Korea Selatan

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*